Saturday, March 30, 2013

Tekanan Udara ( Eksperimen )

Post saya kali ini mengenai tugas KPST di. Tugas yang kami penuhi ini yaitu tentang menggunakaan konsep sains dalam percobaan yang kami lakukan. Kami melakukan dalam bentuk group dan ini lah anggota grup kami :
  1. Ridle Ezri Sambow                    ( 116120091)
  2. Timbul Prawira Gultom                (116122123)
  3. Victor Marolop Patriasi Siregar   (116121117)

Berikut beberapa file yang berhubungan dengan percobaan yang kami lakukan :
  1. Story Board                                  (download)
  2. Artikel Percobaan                         (download)
  3. Presentasi                                     (download)
  4. Video Simulasi
      Sekarang Mari Kita Lihat Percobaannya yaaaaaaa............

TEKANAN UDARA

Saat ini kami akan melakukan percobaan yang akan membuktikan adanya tekanan udara dan pengaruh tekanan udara terhadap pergerakan udara. Selain itu kita juga dapat mengetahui pengaruh oksigen terhadap nyala api.
Bahan dan alat yang diperlukan pada percobaan ini adalah sebagai berikut :
  1.         Air (Secukupnya)
  2.      .  Penggaris
  3.    .    Piring
  4.        Gelas
  5.     .   Lilin
  6.        . Korek api
  7.       . Pewarna makanan

Langkah kerja yang dilakukan adalah sebagai berikut :
  •           Pertama-tama kita siapkan semua bahan yang diperlukan
  •         Tempelkan lilin di atas piring yang telah disediakan
  •         Tuangkan air yang telah dibei sedikit pewarna makanan kedalam piring
  •         Lalu tutup lilin dengan gelas dan ukur berapa tinggi permukaan air di dalam gelas
  •         Setelah itu angkat gelas dan nyalakan lilin
  •         Setelah lilin menyala tutup dengan gelas dan lihat apa yang terjadi

Hasil dari percobaan ini adalah ketika lilin yang menyala di tutup dengan gelas, semakin lama nyala api semakin redup hingga akhirnya mati. Dalam proses redupnya api, tinggi permukaan air di dalam gelas juga semakin naik.
Mengapa hal ini bisa terjadi??
Lilin semakin lama semakin redup karena dalam proses pembakaran dibutuhkan oksigen, namun dalam ruangan tertutup oksigen yang dibutuhkan terbatas. Sehingga beberapa saat setelah lilin di tutup dengan gelas, api pada lilin semakin lama semakin redup hingga akhirnya mati karena kadar oksigen yang di perlukan untuk proses pembakaran tidak mencukupi. Molekul oksigen yang hilang karena proses pembakaran, menyebabkan tekanan udara di dalam gelas lebih kecil di bandingkan dengan tekanan udara di luar gelas. Hal ini sesuai dengan yang dinyatakan oleh BOYLE dalam hukumnya bahwa volume sebanding dengan tekanan, jadi pada saat volume oksigen habis did alma gelas maka tekanan juga akan semakin kecil. Selanjutnya tekanan mengalir dari luar ke dalam karena tekana di mluar lebih besar dari dalam gelas, hal ini sesuai dengan yang dikatakn BUYS BALLOT bahwa tekanan udara mengalir dari tekanan udara tinggi ke tekanan udara rendah sehingga menyebabkan air yang ada di sekitar gelas terhisap masuk kedalam gelas dan menyebabkan permukaan air dalam gelas menjadi meningkat.
Contoh Tekanan Udara dalam kehidupan sehari hari seperti Terjadinya angin laut, dan angin darat,

KESIMPULAN
Dari percobaan ini kami dapat menarik kesimpulan bahwa dalam proses pembakaran di perlukan oksigen yang cukup dan udara bergerak dari daerah yang bertekanan udara tinggi ke daerah yang bertekanan udara rendah.(IT TELKOM)

Video Percobaan  : http://www.youtube.com/watch?v=MfK1wJcJTP4&feature=youtu.be

Friday, March 22, 2013

Pola pikir yang mantap dan efektif

Pola pikir yang mantap dan efektif

Critical Thinking

Mari berpikir selayaknya penemu-penemu ternama. . .

Dalam post ini, saya akan membeberkan beberapa pola pikir yang diadopsi para penemu-penemu ternama. Bukankah, memang kita semua ingin menjadi orang yang dianggap pintar? (setidaknya, kita bisa memilih keputusan yang tepat dalam suatu situasi!) Silahkan bagi angan pembaca-pembaca yang sangat super sekali (LOL, kayak Mario Teguh aja. . .) renungkan sejenak, maukah anda meluangkan sedikit waktu dari anda terbuang untuk mendapat pengetahuan yang berguna disisa hidup anda atau anda hanya akan melewatkan begitu saja post yang terdengar cukup menantang ini.

Silahkan melanjutkan membacanya jika anda memang ingin menjadi seorang yang cukup bijaksana dalam mengambil keputusan. Otherwise, silahkan baca post yang lain dalam blog ini yang tidak kalah menarik.

Pertama-tama saya akan menjelaskan tentang apa yang akan kita pelajari dalam blog ini. Yaitu, berpikir kritis. Berpikir kritis itu merupakan pola pikir yang mengesampingkan hal-hal yang disebut dengan intuisi, sekalipun kadang-kadang memang manusia perlu berintuisi untuk mencapai suatu hal. Tetapi, diluar itu berpikir kritis ini sangatlah bermanfaat dalam hal menarik kesimpulan dari suatu kondisi dengan efektif. Satu hal yang terpenting (Seperti biasa, "The First step is the biggest one") adalah langkah pertama untuk dapat mengadopsi pola pikir kritis, yakni bisa dengan Biasakan diri untuk berpikir terbuka!

Memang terdengar (terbaca sih sebenarnya, hehe) begitu mudah, namun sayangnya masih banyak dari kita semua yang tidak bisa mempraktekkan satu kalimat tadi (yang saya bold itu loh). Kita perlu menerima segala masukkan yang ada, memikirkan sesuatu dalam cakupan yang lebih luas dan menerima segala kemungkinan yang ada.

Berikut manfaat-manfaat sampingan yang bisa kita dapat dari menguasai pola pikir yang kritis:
  • Membantu dalam memperoleh pengetahuan, memperbaiki teori, memperkuat argument
  • Mengemukakan dan merumuskan pertanyaan dengan jelas, Mengumpulkan, menilai, dan menafsirkan informasi dengan efektif.
  •  Membuat kesimpulan dan menemukan solusi masalah berdasarkan alasan yang kuat

nah, untuk cara-caranya. .
silahkan lakukan dulu langkah pertamanya (beneran loh, emang gak mudah guys)...
selebihnya akan saya tambahkan pada post yang akan datang, karena memang saya juga belum begitu paham dengan cara berpikir kritis. Tapi pls Stay Tuned, karena secepatnya akan saya post langkah-langkah advance-nya (langkah selanjutnya maksudnya. haahaha).


"BERPIKIR LAYAKNYA ANDA SEPERTI SEORANG PENEMU "